Minggu, 26 Januari 2014

Kepanjangan dan pengertian OCR



OCR - OPTICAL CHARACTER RECOGNITION
Ocr ? apa itu! OCR adalah kepanjangan dari Optical Character Recognition. Dengan teknik ini, kamu bisa mengubah gambar berisi teks, baik itu hasil ketik dari mesin tik, cetakan komputer, atau pun tulisan tangan -  menjadi teks yang dapat diolah kembali di komputer. Gampangnya, OCR mampu mengubah hardcopy diubah ke softcopy.
OCR
sebenarnya adalah teknologi lama. Namun, karena teknologi PC-nya semakin popular, maka teknologi ini juga turut berkembang. Semakin cepat prosesornya maka semakin cepat dan akurat mendeteksi teksnya.
Untuk mendokumentasikan data, tentu cara ini membuat proses pengubahan data dari cetak ke digital menjadi lebih mudah. Kmu tak perlu mengetik ulang dokumen berlapis-lapis yang akan melelahkan. Cukup dengan memindai dokumen, maka aplikasi OCR akan mendeteksi setiap karakter di dalam gambar pindai lalu mengubahnya menjadi karakter-karakter teks.
Dalam proses OCR, ada beberapa komponen yang bekerja dalam proses mengenali karakter teks. Komponen-komponen ini meliputi identifikasi pola karakter teks, artificial intelligence, dan machine vision. Seperti yang disebutkan sebelumnya, teknologi ini juga terus berkembang tekniknya. Tujuannya tentu agar pengenalan teks di gambar menjadi lebih cepat dan Extraction.
Selama ini teknologi OCR menggunakan dua metode, yaitu matric matching dan feature extraction. Dari dua metode itu, matric matching adalah teknik yang paling simple dalam mendeteksi karakter. Selain itu juga terbatas, sehingga keakuratannya kerap lebih rendah dibandingkan feature extraction.
Matric Matching dan Feature Extraction
Metode pertama dan yang paling simple dalah Matrix Matching. Lebih dikenal pula sebagai pattern matching. Ini dikarenakan scanner akan mendeteksi karakter yang dipindai lalu menyamakan dengan database dari pola atau outline dari setiap karakter huruf yang disimpannya dalam bentuk bitmap image.
Jadi ketika scanner memindai sebuah huruf maka aplikasi akan mendeteksi bentuk huruf tersebut dan menyamakan bentuk, sudut, dan pola karakter dari gambar bitmap yang ada di database. Jika ada yang cocok maka huruf yang dipindai tersebut akan diidentifikasi sebagai huruf yang sama dalam database.
Hanya saja teknik ini memiliki keterbatasan, karena database ini memiliki keterbatasan akan jumlah variasi bentuk kareakter. Maklum, font saat ini beraneka ragam , dan bentuknya ada yang semakin kompleks dan beraneka pola. Metode ini masih dipakai oleh kebanyakan aplikasi OCR. Karenanya jangan kaget jika hasilnya kadang tak selalu tepat.
Metode kedua, Feature Extraction lebih pintar.  Dikenal juga sebagai ICR atau Intelligent Character Recognition atau topological feature analysis. Ini adalah metode pengenalan karakter yang tidak tergantung dari template karakter yang dimiliki aplikasi.
Aplikasi dengan metode ini akan  mendeteksi identitas sebuah karakter dari ruang kosong, bentuk yang berdekatan, garis diagonal, perpotongan dan sebagainya. Jadi pengidentifikasiannya lebih kompleks prosesnya.
Feature Extraction biasanya digunakan untuk mendeteksi karakter yang bentuknya tak standar, seperti tulisan tangan atau huruf-huruf berornamen. Matric Matching cocoknya untuk document yang menggunakan jenis huruf yang umum, seperti Times New Romans, Arial, atau font yang memiliki bentuk dasar karakter huruf lainnya. Database karakter ini biasanya meliputi rangkaian dasar karakter angka dari 0-9 dan huruf a-z.
Agar OCR Akurat
Dalam OCR , scanner lebih menjadi alat pendukung. Fungsinya sebatas mengubah gambar fisik menjadi gambar digital. Dari gambar digital tersebut kemudian aplikasi mendeteksi setiap karakter yang ada disana untuk kemudian dicocokkan dengan bentuk yang ada dalam database-nya. Jika sesuai maka sebuah huruf akan berhasil diidentifikasi.
Kerap pula proses OCR mendapatkan output yang melenceng, ini dikarenakan banyak hal, mulai dari bentuk huruf atau font yang tidak umum hingga kualitas gambar yang dipindai. Karena itiu ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat memindai dokumen.
1.    Pastikan dokumen yang kamu pindai bersih sehingga tidak ada bentuk2 karakter tidak terdistorsi dan mudah dikenali. Kotoran dan noda biasanya akan membuat bentuk huruf sulit dikenali lagi.
2.    Dokumen sebaiknya berlatar belakang polos, teks dari majalah atau tabloid yang bertumpukan dengan gambar dan ornament sering sulit dikenali. Namun, kmu bisa mengakalinya dengan membersihkan hasil pindai tersebut terlebih dahulu dengan aplikasi olah digital. Beberapa aplikasi OCR juga menyediakan fasilitas sederhana untuk mengedit gambar.
3.    Kepekatan warna huruf juga mempengaruhi detail dan akurasi hasil OCR. Sebaiknya tambahkan kontras pada teks agar lebih kentara sehingga aplikasi OCR dapat mengenali bentuk dengan lebih baik. Namun jangan terlalu berlebihan sehingga merusak bentuk huruf.
4.    Dokumen yang dipindai sebisa mungkin bebas dari lekukan. Tekstur kertas yang tidak rata membuat bentuk huruf terdistorsi saat dipindai. Bisa saja huruf M menjadi N karena sedikit lipatan kertas. Karena itu pastikan media dokumen tidak kucel.
SEJARAH OCR
Paten mengenai teknologi OCR ini muncul di tahun 1929. Pemilik paten teknologi ini adalah Gustav Tauschek yang mendaftarkannya di Jerman. Mesin OCR temuannya saat itu berupa mesin mekanik yang menggunakan template dan photodetektor.
Pada 1974, Ray kurzweil membuat program pertama yang menggunakan sistem OCR bebasis omni font. Program ini mampu mengenali teks tercetak yang menggunakan font normal atau standar. Saat itu aplikasi ini ditujukan untuk menciptakan mesin pembaca teks dari komputer bagi para tunanetra.

Jumat, 24 Januari 2014

Cara install windows XP

Cara install windows XP

Windows XP merupakan salah satu dari sistim operasi komputer yang masih sering digunakan sampai saat ini. Terdapat beberapa versi dari Windows XP diantaranya yaitu : windows xp home edition , windows xp professional edition, dan lain-lain. Windows XP  tergolong mudah dan tidak membingungkan dalam penggunaannya karena tampilannya mudah dimengerti oleh pengguna, selai itu Windows XP lebih ringan cara kinerjanya jika dibandingkan dengan sistim operasi windows lainnya. Masalahnya terkadang komputer/ laptop kita terkena virus yang sulit untuk dihilangkan segingga untuk mengatasinya harus meng install ulang Windows XP pada komputer / laptop kita.
Maka dari itu pada postingan kli ini saya akan menjelaskan cara install windows xp. Berikut ini adalah cara mudah install windows xp di sertai dengan gambar:
1. Anda harus menyediakan master windows xp yang ingin Anda install.
2. Masukkan master ke dalam drive pada komputer anda.
3. Kemudian Masuklah ke sistim BIOS komputer Anda untuk mengatur supaya prioritas utama boot adalah CD-Room. Ini bertujuan supaya ketika komputer/ laptop Anda direstart dapat langsung mendeteksi CD master windows XP. Cara pengaturannya yaitu : pilih CD-Room drive pada pilihan First boot priority, dan yang Second boot priority isikan dengan HDD (Hardisk). Kemudian andau save dan restart komputer Anda.
4. Selanjutnya setelah komputer direstart akan muncul tulisan "Press any key to boot from CD..." Anda tekanlan sembarang tombol supaya komputer memproses cd instalasi windows xp tersebut.
Proses Boot CD Master
Proses Boot CD Master
5. Kemudian akan muncul tampilan windows setup seperti pada gambar berikut ini:
Halaman Windows Setup
Halaman Windows Setup
  6. Jangan menekan tombol apapun dan tunggu sampai muncul tampilan seperti pada gambar dibawah ini. Terdapat pilihan yaitu pilihan untuk melanjutkan install Windows XP (Enter), pilihan untuk memperbaiki Windows XP (R) , dan pilihan untuk keluar dari setup (F3). Jika ingin melanjutkan penginstallan anda Tekan Enter.
Pilihan Install atau Repair Windows XP

Pilihan Install atau Repair Windows XP
7. Kemudian akan muncul halaman persetujuan. Untuk menyetujui proses Install tekan F8.
Halaman Lisensi Agreement
Halaman Lisensi Agreement
 
8. Maka Setelah anda tekan tomol F8 akan menuju ke halaman daftar partisi hardisk. Jika Anda belum pernah partisi hardisk Anda, maka yang tampil hanya drive C: saja. Tetapi jika Anda pernah partisi hardisk anda, maka akan muncul drive selain C:. tergantung berapa partisi yang telah Anda buat.
Halaman List Partisi Hardisk

Halaman List Partisi Hardisk
9. Sebaiknya Untuk install Windows XP Anda memilih drive C: Setelah itu tekan Enter. Jika Anda ingin partisi hardisk tekan tombol C, maka akan muncul seperti gambar berikut.
Halaman Partisi Hardisk

Halaman Partisi Hardisk
10. Ketiklah kapasitas yang ingin Anda buat. Jika kapasitas hardisk 80 GB dan Anda ingin membuat 2 partisi maka tulislah dalam satuan MB bukan GB.

11. Jika anda sudah yakin dengan partisi yang anda buat, tekanlah Enter. Sehingga akan muncul tampilan seperti gambar berikut ini:
Pilihan Format Hardisk

Pilihan Format Hardisk
12. Terdapat pilihan Format the partition using the NTFS file system (Quick) dan Format the partition using the NTFS file system. Pilih salah satu kemudian anda tekan Enter sehingga akan muncul seperti berikut ini:
Pilihan Lokasi Install Windows XP

Pilihan Lokasi Install Windows XP
13. Akan tampil pilihan drive yang akan Anda install Windows XP. Pilihlah drive C:. lalu  tekan Enter maka komputer akan melakukan format drive C:. Seperti pada gambar berikut:
Proses Format Hardisk Drive C:

Proses Format Hardisk Drive C:
 14. Sesudah proses pemformatan selesai, komputer akan mentransfer data dari CD master ke hardisk komputer, tepatnya di drive C:. Seperti pada gambar dibawah ini
Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
Proses Copy dari CD Master ke Hardisk
 15. Selanjutnya komputer akan merestart sendiri. Jika ingin lebih cepat tekan Enter.
Restart Komputer

Restart Komputer
 16. Jangan menekan tombol apapun sampai muncul tampilan logo Windows XP. Seperti pada gambar berikut ini:
Logo Windows XP

Logo Windows XP
 17. Langkah selanjutnya melakukan pengaturan sistem operasi.
Proses Install Windows XP

Proses Install Windows XP
 18. Lanjutkan dengan pengaturan pada Custimize dan Details tekan Next.
Halaman Seting Bahasa dan Regional

Halaman Seting Bahasa dan Regional
 19. Pada kolom nama dan organisasi anda isi terserah anda, klik Next.
Halaman Nama dan Organisasi

Halaman Nama dan Organisasi
20. Kemudian akan muncul halaman registrasi. Anda masukkan serial number windows xp. Biasanya tercantum pada cover Master CD. Kemudian anda klik Next.
Halaman Registrasi

Halaman Registrasi
21. Jika registrasi berhasil maka akan muncul halaman Admin dan password isi sesuai dengan keinginan anda, dapat juga di kosongi. Selanjutnya anda klik next maka akan muncul halaman tanggal dan waktu. Zona waktu pilihlah GMT+7.
Zona Waktu

Zona Waktu
22. Jika sudah maka akan muncul seperti berikut ini.
Proses Install

Proses Install
23. Tunggulah beberapa saat hingga muncul seperti pada gambar berikut.
Halaman Seting Network

Halaman Seting Network

24. Pilih Typikal setting kemudian klik Next maka akan tampil seperti berikut.

Pilihan Koneksi Domain

Pilihan Koneksi Domain
25. Selanjutnya akan muncul halaman Display Setting. Klik OK.
Adjust Screen

Adjust Screen
27. Akan memunculkan tampilan optimal pada komputer Anda, kemudian anda pilih OK.
Seting Resolusi Monitor

Seting Resolusi Monitor
28. Kemudian akan tampil logo windows xp.
Gambar Logo Windows XP

Gambar Logo Windows XP
29. Belum selesai Anda perlu mengatur beberapa setingan lagi untuk mengaktifkan windows xp. Anda tinggal menekan Next sampai muncul ucapan welcome pada layar monitor.
Halaman Welcome

Halaman Welcome
30. Instal windows xp sudah selesai, anda tinggal menginstall driver perangkat pendukung windows xp lainnya.
Halaman Desktop Windows XP

Halaman Desktop Windows XP

Demikian penjelasan cara Instal windows xp, semoga penjelasan di atas cukup jelas dan mudah di pahami.